Panduan Penggantian Pompa Sirkulasi Tinta Putih Seri K60
Model yang Berlaku: Printer DTF Seri LINKO K60
Panduan ini menjelaskan cara mengganti pompa sirkulasi tinta putih dengan aman dan benar.
Harap ikuti langkah-langkah berikut untuk menghindari aliran balik tinta, kerusakan komponen, atau pengoperasian yang tidak tepat.
1. Lingkup Operasi & Komponen yang Terlibat
Selama penggantian pompa sirkulasi ini, Anda perlu mengoperasikan komponen-komponen berikut:
① Kabel daya pompa sirkulasi
② Kabel sinyal pompa sirkulasi
③ Pompa sirkulasi tinta putih (badan pompa)
④ Tabung peristaltik tinta putih
- Potensiometer pengatur kecepatan pompa sirkulasi (Lihat Gambar 1-2)
- Basis stasiun perawatan printhead (Lihat Gambar 1-3)
Catatan:
Semua nama komponen, nomor kabel, dan referensi arah yang disebutkan dalam langkah-langkah berikut didasarkan pada gambar di bagian ini.
2.2 Matikan daya utama dan cabut kabel daya. (Lihat Gambar 2.2-1)
⚠ Peringatan:
Mengoperasikan pompa tanpa mematikan daya dapat menyebabkan kerusakan permanen pada pompa atau sengatan listrik.
2.3 Jepit Tabung Tinta Putih (Mencegah Tinta Mengalir Balik)
Sebelum melepas pompa sirkulasi, jepit selang sirkulasi tinta putih untuk mencegah aliran balik atau kebocoran tinta. (Lihat Gambar 2.3-1)
Penjelasan: Jika tinta putih mengalir kembali ke pompa, tinta tersebut dapat masuk ke motor dan menyebabkan kerusakan permanen.
2.4 Catat Kondisi Asli (Sangat Penting) Direkomendasikan)
Gunakan ponsel Anda untuk mengambil foto yang jelas dari area-area berikut sebagai referensi selama pemasangan ulang:
- Tata letak sistem pasokan tinta secara keseluruhan
- Posisi asli potensiometer pengatur kecepatan pompa
4. Lepaskan Kabel Pompa Sirkulasi & Komponen Kontrol
4.1 Mengidentifikasi Antarmuka Kabel Pompa Sirkulasi
Pompa sirkulasi memiliki dua koneksi kabel: (Lihat Gambar 3.1)
| TIDAK. | Antarmuka | Deskripsi | Jenis Kabel |
|---|---|---|---|
| 1 | Masukan Daya | Input daya DC 24V | Kabel listrik |
| 2 | Motor Pompa Sirkulasi | Kontrol mulai/berhenti & deteksi status | Kabel Sinyal |
4.2 Lepaskan Kabel Daya Pompa Sirkulasi (①)
Cabut konektor daya dari pompa, lalu cabut ujung lainnya dan lepaskan kabel listrik sama sekali.
4.3 Lepaskan Potensiometer Pengontrol Kecepatan Pompa
Kendurkan kedua sekrup pengikat dan lepaskan potensiometer secara keseluruhan.
(Lihat Gambar 4.3-1 hingga 4.3-3)
4.4 Lepaskan Kabel Sinyal Pompa Sirkulasi (②)
Ikuti langkah-langkah di bawah ini:
- Kendurkan sekrup pengikat kenop dan lepaskan kenopnya.
- Kendurkan sekrup pengikat kabel sinyal.
- Pisahkan kabel sinyal dari wadahnya dan lepaskan.
(Lihat Gambar 4.4-1 hingga 4.4-5)
5. Lepaskan Pompa Sirkulasi Lama
(Lepaskan selang tinta dan keluarkan badan pompa)
5.1 Lepaskan Selang Peristaltik Tinta Putih
Lepaskan kedua selang peristaltik yang terhubung ke pompa.
Bungkus ujung tabung dengan kain bebas serat dan kencangkan dengan pengikat kabel untuk mencegah kebocoran tinta.
(Lihat Gambar 5.1-2 / 5.1-3)
5.2 Lepaskan Pompa Sirkulasi Lama
Kendurkan sekrup pengikat dan lepaskan pompa sirkulasi. (Lihat Gambar 5.2-1 / 5.2-2)
6. Pasang pompa sirkulasi baru dan sambungkan kembali semua koneksi.
6.1 Memasang Pompa Sirkulasi Baru
Sejajarkan pompa dengan lubang pemasangan, letakkan perlahan pada posisinya, dan kencangkan sekrup pengencang. (Lihat Gambar 5.2-1)
6.2 Sambungkan kembali Tabung Peristaltik Tinta Putih. (Lihat Gambar 5.1-2 / 5.1-3)
⚠ Penting: Pompa sirkulasi memiliki arah aliran. (Lihat Gambar 6.2)
- IN → Hubungkan ke tabung pengembalian tinta putih
- KELUAR → Hubungkan ke tabung sirkulasi tinta putih utama
Sambungan terbalik akan menyebabkan sirkulasi abnormal.
6.3 Menghubungkan Kabel Daya Pompa Sirkulasi (①)
Hubungkan kabel daya ke pompa, lalu arahkan ujung lainnya melalui lubang kabel ke dalam mesin. (Lihat Gambar 6.3-2/6.3-3)
Catatan:
Kabel daya biasanya berupa konektor 2 pin. (Lihat Gambar 6.3-1)
6.4 Memasang dan Menghubungkan Kabel Sinyal (②)
Sejajarkan kabel sinyal dengan posisi pemasangan dan kencangkan sekrup pengencang. (Lihat Gambar 4.4-4/4.4-3)
Catatan: Kabel sinyal biasanya berupa konektor 3 pin. (Lihat Gambar 6.4)
6.5 Pasang Tombol Pengatur Kecepatan dan Atur ke Nol
Pasang kenop pengatur kecepatan, kencangkan sekrup pengikat. (Lihat Gambar 4.4-2 / 4.4-1)
Atur kenop ke 0 sebelum dinyalakan. (Lihat Gambar 6.5)
⚠ Tujuan:
Untuk mencegah pompa berputar dengan kecepatan tinggi saat dinyalakan, yang dapat merusak pompa atau sistem tinta.
6.6 Pasang Potensiometer Pengontrol Kecepatan
Arahkan kabel sinyal melalui lubang kabel ke dalam mesin. (Lihat Gambar 6.6)
Sejajarkan potensiometer dengan lubang pemasangan, letakkan perlahan pada posisinya, dan kencangkan kedua sekrup pengencang. (Lihat Gambar 4.3-3/4.3-2/ 4.3-1)
6.7 Memperbaiki Kabel dan Struktur
Lihat Gambar 4.1 dan sambungkan kembali kabel ① dan ②.
Pasang kembali alas stasiun perawatan printhead dan kencangkan keempat sekrup pengencang.
(Lihat Gambar 3.1-3 / 3.1-2)
7. Inspeksi Saat Dinyalakan & Uji Fungsional
7.1 Lepaskan penjepit tabung sirkulasi tinta putih. (Lihat Gambar 2.3-2)
7.2 Sambungkan kabel daya dan nyalakan sakelar daya utama. (Lihat Gambar 2.2-2)
7.3 Lepaskan sakelar berhenti darurat: putar tombol berhenti darurat searah jarum jam untuk memulihkan rangkaian daya mesin. (Lihat Gambar 7.3)
7.4 Tes Fungsional
Setelah aliran listrik pulih, amati pengoperasian pompa sirkulasi untuk... setidaknya 10 detik.
✅ Kondisi normal:
- Pompa bekerja dengan lancar.
- Tidak ada suara abnormal.
❌ Kondisi abnormal:
- Pompa tidak berfungsi
- Kecepatan tidak stabil
- Suara tajam atau tidak biasa
Jika terjadi kondisi abnormal, segera matikan daya dan hubungi dukungan teknis LINKO.
Dukungan Teknis
Email: support@dtflinko.com
Situs web: www.dtflinko.com
© 2025 Tim Teknis LINKO. Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.
Dilarang memperbanyak atau mengubah dokumen ini tanpa izin.
