Panduan Deteksi & Penggantian Sensor Encoder LINKO
Model yang Berlaku: Printer DTF LINKO K605B
1. Gejala Kesalahan dan Pemeriksaan
Jika Anda mengalami salah satu situasi berikut, silakan periksa atau ganti sensor encoder.
| Tidak. | Deskripsi Kesalahan | Metode Deteksi |
|---|---|---|
| 1 | Nilai Sumbu X Abnormal: Nilai sumbu X pada perangkat lunak tidak berubah saat kereta bergerak (selalu menunjukkan 0,00). | Pindahkan kereta ke kiri dan amati nilai sumbu X pada perangkat lunak. Jika nilainya tetap 0,00 selama pergerakan, sensor encoder rusak. |
| 2 | Pesan Kesalahan Perangkat Lunak: Perangkat lunak printer menampilkan kesalahan yang terkait dengan sensor enkoder. | Periksa kode atau pesan kesalahan. Lihat "Tabel Kode Kesalahan" untuk memastikan apakah kesalahan disebabkan oleh sensor encoder. |
2. Langkah Penggantian
2.1 Persiapan
Aktifkan Penghentian Darurat: Tekan sakelar penghenti darurat untuk menghentikan mesin. (Lihat Gambar 2.1.1)
2.1.2 Peringatan Keselamatan: Selalu matikan daya utama dan cabut steker mesin sebelum digunakan. Jika tidak, sensor enkoder dapat rusak atau menyebabkan sengatan listrik.
2.1.3 Lepaskan Papan Kereta (untuk Membuka Sensor): Sensor enkoder terletak di bawah papan kereta. Anda harus melepas papan kereta sebelum melanjutkan.
Catatan:
Jika Anda tidak terbiasa dengan cara melepas papan kereta, silakan baca
“1.1.2 Mengganti Papan Kereta” – Langkah 2 pertama, dan hapus sepenuhnya.
Setelah pelepasan, kembali ke Langkah 2.1.4 dalam panduan ini.
2.1.4 Ambil Foto Referensi: Setelah melepaskan papan kereta, ambil foto yang jelas posisi sensor encoder untuk referensi selanjutnya.
2.2 Lepaskan Sensor Encoder Lama
Lepaskan sekrup pada braket sensor encoder. (Lihat Gambar 2.2.1)
2.2.2 Lepaskan sensor encoder beserta braketnya. (Lihat Gambar 2.2.2-1) Kemudian, lepaskan sensor dari braket untuk memisahkannya. (Lihat Gambar 2.2.2-2/2.2.2-3)
2.2.3 Potong ikatan kabel yang menahan kawat sensor dan lepaskan sensor. (Lihat Gambar 2.2.3-2)
2.3 Pasang Sensor Encoder Baru
2.3.1 Sejajarkan sensor encoder dengan lubang pada braket dan kencangkan sekrupnya.(Lihat Gambar 2.2.2-2)
2.3.2 Sejajarkan braket dan sensor dengan lubang pada rangka printer. Letakkan dengan hati-hati dan kencangkan kedua sekrupnya. (Lihat Gambar 2.3.2-2)
Pemberitahuan Penting:
Tetaplah kecil celah antara jendela sensor dan strip encoder.
Jangan biarkan bersentuhan; kontak dapat menggores strip atau menyebabkan kesalahan sinyal. (Lihat Gambar 2.3.2-3)
2.3.3 Gunakan pengikat kabel baru untuk mengencangkan kabel pada tempatnya. Pastikan kabel tidak menghalangi pergerakan kereta. (Lihat Gambar 2.3.4)
Catatan: Setelah pemasangan, ambil foto sensor encoder yang jelas.
Kirimkan ke Dukungan Teknis LINKO untuk konfirmasi sebelum melanjutkan.
2.4 Pasang kembali Papan Kereta
Catatan:
Untuk detailnya, silakan merujuk ke “1.1.2 Mengganti Papan Kereta” – Langkah 3 dan 4.
Setelah memasang kembali papan kereta, kembali ke Bagian 3 di bawah untuk pengujian daya aktif.
3. Uji Daya Hidup
3.1 Setelah tersambung, pastikan semua kabel kencang.
3.2 Sambungkan kabel daya dan nyalakan daya utama.
(Lihat Gambar 2.1-2)
3.3 Putar sakelar darurat searah jarum jam untuk melepaskannya(Lihat Gambar 3.3).
3.4 Tekan dan tahan tombol "Kiri" pada panel kontrol untuk menggerakkan kereta sepanjang sumbu X. (Lihat Gambar 3.4)
3.5 Periksa Nilai Sumbu X
✅ Biasa:
Saat kereta bergerak, nilai sumbu X berubah terus-menerus.
Contoh: Nilai dimulai dari 0,00 dan meningkat secara bertahap → Sensor encoder bekerja normal.
❌ Tidak normal:
Saat kereta bergerak, nilai sumbu X tidak berubah.
Contoh: Nilai selalu berada pada 0,00 → Sensor encoder tidak mendeteksi atau mengirimkan sinyal posisi.
Jika Anda tidak yakin tentang langkah apa pun, silakan hubungi Tim Dukungan Teknis LINKO untuk bantuan.
© 2025 Tim Teknis LINKO. Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.
Dilarang memperbanyak atau mengubah dokumen ini tanpa izin.
Untuk dukungan, silakan hubungi: support@dtflinko.com | www.dtflinko.com
