Seri K60 | Panduan Inspeksi & Penggantian Catu Daya 36V
Model yang Berlaku: Printer DTF Seri LINKO K60
1. Deskripsi Fungsi Catu Daya
Printer ini berisi beberapa unit catu daya. Setiap unit dirancang untuk memasok daya ke sistem tertentu di dalam printer.
Catu Daya 36V:
Menyediakan daya DC 36V untuk dua bagian berikut:
- Motor sumbu X (ditenagai langsung)
- Penggerak sumbu Y (penggerak tersebut kemudian mengontrol dan menggerakkan motor sumbu Y)
Sumber Daya Listrik Lainnya:
- Sumber Daya Listrik 24V: Menyediakan daya untuk pompa sirkulasi tinta putih dan motor pengaduk tinta putih.
- Modul Daya Multi-Output: Menyediakan berbagai tegangan DC (42V / 36V / 24V) untuk papan utama, papan kereta, platform vakum, kipas pendingin, layar tampilan, batang pengangkat media elektrik, dll.
| Kategori | Tidak. | Antarmuka | Deskripsi | PENGENAL |
|---|---|---|---|---|
| Input AC (Sumber Daya Eksternal → Catu Daya 36V) | 1 | Kawat Hidup (L) | Input daya AC | AC-L1 |
| 2 | Kabel Netral (N) | arus balik AC | AC-N1 | |
| 3 | Kabel Ground (G) | Anti-statis dan pentanahan pengaman | – | |
| Keluaran DC (Sumber Daya 36V → Motor Sumbu X / Penggerak Sumbu Y) | 4 | 36V Negatif | Keluaran ke penggerak sumbu Y (–) | – |
| ⑤ | 36V Negatif | Keluaran ke motor sumbu X (–) | – | |
| ⑥ | 36V Positif | Output ke driver sumbu Y (+) | – | |
| ⑦ | 36V Positif | Output ke motor sumbu X (+) | – |
3. Prosedur Pemeriksaan Kerusakan
(Urutan yang benar: Periksa AC terlebih dahulu, kemudian DC)
⚠ Catatan Logika Penting:
Jika input daya eksternal (①②) tidak memiliki tegangan, maka output catu daya 36V (④⑥) dan (⑤⑦) akan menunjukkan 0V.
Ini normal dan tidak menunjukkan adanya kerusakan pada catu daya.
Selalu periksa input daya eksternal terlebih dahulu sebelum memeriksa output catu daya 36V.
3.1 Peringatan Keamanan
Penting (Aturan Operasi):
- Pengukuran tegangan harus dilakukan dengan daya menyala.
- Daya harus dimatikan saat mengganti catu daya.
⚠ Gunakan sarung tangan berinsulasi dan hindari kontak dengan sirkuit yang terbuka.
3.2 Periksa Input Daya Eksternal (Input AC) (①–②)
Mode Multimeter: ACV 600V
Metode Pengukuran:
- Probe merah → ① (AC-L1) Kabel hidup
- Probe hitam → ② (AC-N1) Kabel netral
Nilai Normal: AC 200–240V
→ Catu daya memiliki daya masukan. Lanjutkan memeriksa keluaran 36V.
Abnormal: Tegangan 0V atau tidak stabil
→ Bukan masalah catu daya. Periksa hal berikut:
- Pemutusan kabel
- Saklar daya utama tidak dinyalakan
- Penghenti darurat tidak dilepaskan
- Tidak ada aliran listrik di stopkontak.
- Kabel AC yang longgar
- Terminal yang longgar atau teroksidasi
- Kerusakan kabel
3.3 Periksa Penggerak Sumbu Y (Output DC) (④⑥)
Mode Multimeter: Tegangan DC 200V
Titik Pengukuran (Lihat Gambar 3.3):
- Probe merah → ⑥ Penggerak sumbu Y (+)
- Probe hitam → ④ Penggerak sumbu Y (–)
3.3.1 Tabel Evaluasi Hasil Keluaran DC Penggerak Sumbu Y
| Hasil Pengukuran | Penilaian Status | Tindakan |
|---|---|---|
| 35–37V (±10%) dan driver sumbu Y berfungsi | ✅ Keluaran DC normal | Pasokan daya normal. Tidak perlu penggantian. |
| 35–37V (±10%) tetapi driver sumbu Y tidak berfungsi | ✅ Catu daya normal → kerusakan bukan pada catu daya | Lanjutkan memeriksa tegangan input driver sumbu Y. |
| 0V atau sangat rendah (input AC dipastikan normal) | ❌ Kerusakan catu daya internal | Ganti catu daya 36V |
3.3.2 Pemeriksaan Lebih Lanjut Tegangan Input Penggerak Sumbu Y
| Tegangan Masukan | Putusan Kesalahan | Tindakan |
|---|---|---|
| 0,0V | Daya tidak tersalurkan ke penggerak sumbu Y → kabel putus / terminal teroksidasi | Periksa kondisi kabel dan ganti jika perlu. |
| 35-37V (±10%) tetapi driver sumbu Y tidak berfungsi | Kegagalan driver sumbu Y | Ganti driver sumbu Y. |
3.4 Periksa Motor Sumbu X (Output DC) (⑤⑦)
Mode Multimeter: Tegangan DC 200V
Titik Pengukuran (Lihat Gambar 3.4):
- Probe merah → ⑦ Motor sumbu X (+)
- Probe hitam → ⑤ Motor sumbu X (–)
3.4.1 Tabel Evaluasi Hasil Keluaran DC Motor Sumbu X
| Hasil Pengukuran | Penilaian Status | Tindakan |
|---|---|---|
| 35–37V (±10%) dan motor sumbu X sedang bekerja | ✅ Keluaran DC normal | Pasokan daya normal. Tidak perlu penggantian. |
| 35–37V (±10%) tetapi motor sumbu X tidak berfungsi | ✅ Catu daya normal → kerusakan bukan pada catu daya | Lanjutkan memeriksa tegangan input motor sumbu X. |
| 0V atau sangat rendah (input AC dipastikan normal) | ❌ Kerusakan catu daya internal | Ganti catu daya 36V |
3.4.2 Pemeriksaan Lebih Lanjut Tegangan Masukan Motor Sumbu X
| Tegangan Masukan | Putusan Kesalahan | Tindakan |
|---|---|---|
| 0,0V | Daya tidak tersalurkan ke motor sumbu X → kabel putus / terminal teroksidasi | Periksa kondisi kabel dan ganti jika perlu. |
| 35-37V (±10%) tetapi motor sumbu X tidak berfungsi | Kerusakan motor sumbu X | Ganti motor sumbu X |
4.2 Lepaskan Catu Daya Lama
4.2.1 Melepaskan Kabel
Berdasarkan Gambar 2, kendurkan sekrup terminal bernomor ①–⑦ secara berurutan.
Lepaskan kabel satu per satu dan ambil foto tata letak kabel untuk penyambungan kembali yang benar nanti. di volutpat.
4.2.2 Lepaskan Sekrup Pemasangan
Kendurkan sekrup pengikat ① dan sekrup penentu posisi ②, lalu lepaskan catu daya lama.
4.3 Pasang Catu Daya Baru
4.3.1 Konfirmasi Konsistensi Model
Pastikan model catu daya baru sesuai dengan yang lama.
4.3.2 Instalasi Aman
Sejajarkan lubang pemasangan, posisikan catu daya dengan benar, dan kencangkan sekrupnya.
4.3.3 Koneksi Kabel
Sambungkan kembali semua kabel secara berurutan sesuai dengan Gambar 2.
Pastikan setiap kabel terpasang sepenuhnya, terorientasi dengan benar, dan dikencangkan dengan aman.
5. Inspeksi Saat Perangkat Dinyalakan
5.1 Setelah semua kabel terhubung, periksa kembali apakah ada yang kendur.
5.2 Colokkan kabel daya dan nyalakan sakelar daya utama. (Lihat Gambar 3.1)
5.3 Putar sakelar berhenti darurat searah jarum jam untuk mengembalikan daya. (Lihat Gambar 5.3)
5.4 Pemeriksaan Status Akhir
Setelah menghidupkan mesin, pastikan status catu daya sebagai berikut:
- Periksa lampu indikator catu daya.
- Ukur kembali tegangan keluaran 36V.
✅ Biasa:
- Lampu indikator menyala atau berkedip normal.
- Tegangan terbaca 35V–37V.
❌ Tidak normal:
- Lampu indikator mati atau berkedip tidak normal.
- Tegangan terbaca 00.0V.
Jika terjadi kelainan, periksa kembali semua sambungan kabel.
Dukungan Teknis
Email: support@dtflinko.com
Situs web: www.dtflinko.com
© 2025 Tim Teknis LINKO. Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.
Dilarang memperbanyak atau mengubah dokumen ini tanpa izin.
