Masalah 1: Uji Nozzle Menunjukkan Garis Putus
Gejala: Garis-garis pada pola uji nosel tidak berkesinambungan, dengan celah. Produk jadi yang dicetak memiliki garis-garis putih horizontal tipis di permukaannya.
Metode Perbaikan:
- Pertama, periksa apakah tabung tinta bengkok dan apakah kartrid tinta memiliki cukup tinta. Jangan terlalu mengencangkan tutup kartrid tinta. Jika ada garis putus-putus berwarna putih, kocok kartrid tinta putih untuk mencampur tinta putih secara merata, dan periksa apakah sirkulasi tinta putih berfungsi dengan baik.
- Pilih opsi pembersihan di perangkat lunak dan rekam video proses pembersihan (langkah ini memeriksa ketinggian stasiun penutup dan bilah penyeka). Periksa pengaturan parameter pembersihan.
- Matikan printer, lalu gunakan jarum suntik untuk mengambil tinta dari kantung tinta untuk memastikan tidak ada udara yang tersisa di dalam tabung tinta. Jika strip uji warna tertentu menunjukkan garis putus-putus, tukar kantung tinta untuk menentukan apakah kantung tinta tersebut yang bermasalah, dan ganti jika perlu.
- Saat membersihkan, periksa status operasional pompa tinta. Jika pompa tinta tidak berfungsi, pompa tersebut perlu diganti.
- Jika uji nozzle tidak menghasilkan tinta, periksa apakah kedua selang di bawah bantalan tinta terhubung dengan benar dan apakah bantalan tinta sejajar dengan kepala cetak. Periksa apakah kepala cetak terpasang dengan benar dan apakah sekrup kepala cetak sudah dikencangkan.
- Jika garis putus-putus pada strip uji tidak parah, pertama-tama lakukan pembersihan rutin di perangkat lunak sebanyak 2-3 kali. Jika garis masih putus-putus, rendam bantalan tinta dalam cairan pembersih biru (DTF) atau cairan pembersih merah muda (UV), tunggu 10-15 menit, lalu bersihkan. Jangan direndam lebih dari 30 menit.
- Periksa apakah tinta sudah kedaluwarsa. Jika sudah kedaluwarsa, Anda perlu membersihkan tinta dari mesin dan mengosongkan sistem jalur tinta.
Masalah 2: Pencetakan Miring
Gejala: Strip uji menunjukkan cetakan yang miring.
Metode Perbaikan:
- Gunakan kain bebas serat yang dicelupkan ke dalam cairan pembersih (DTF atau UV DTF) untuk membersihkan permukaan kepala cetak dan bilah penyeka, dan periksa apakah bilah penyeka berubah bentuk. Jika berubah bentuk, bilah tersebut perlu diganti.
- Periksa adanya listrik statis. Anda dapat menambahkan pelembap udara atau menyalakan AC, dan pastikan mesin tersebut terhubung ke ground dengan benar.
- Periksa endapan dalam tinta, terutama tinta putih, yang perlu dikocok dengan baik. Jangan gunakan tinta yang sudah kedaluwarsa.
- Rendam bantalan tinta dalam cairan pembersih (DTF atau UV DTF), tunggu 15-20 menit, lalu bersihkan dan cetak strip uji.
Masalah 3: Karakter acak pada hasil cetak
Gejala: Bercak putih atau karakter yang tidak beraturan muncul pada hasil cetakan.
Solusi:
- Periksa apakah pin kabel kepala cetak bengkok, apakah ada sambungan solder yang rusak, atau apakah ada noda tinta. Jika salah satu dari hal tersebut ditemukan, kabel perlu diganti.
- Sambungkan kembali kabel kepala cetak dan periksa apakah sudah terhubung dengan benar (kepala cetak itu sendiri mungkin rusak, menyebabkan karakter menjadi kacau).
- Periksa apakah sekrup kepala cetak terpasang dengan aman dan dikencangkan sepenuhnya.
- Bersihkan strip encoder atau sensor encoder. Jika rusak, perlu diganti.
- Papan penghubung atau kartu adaptor mungkin rusak; diperlukan diagnosis lebih lanjut. Jika rusak, perlu diganti.

