Panduan Penggantian Tangki Tinta Putih

(Termasuk Motor Pengaduk dan Braket Pengaduk)

Model yang Berlaku: Printer DTF LINKO K605B

1. Gejala Kerusakan dan Pemeriksaan Cepat

Jika salah satu gejala berikut terjadi, ganti tangki tinta putih.

Tidak. Gejala Kerusakan Pemeriksaan Cepat
1 Tinta mengendap, pengadukan yang buruk, atau motor pengaduk tidak berfungsi/berfungsi secara tidak normal. Periksa apakah tinta putih terpisah dengan jelas atau sudah mengendap. Nyalakan fungsi pengadukan sebentar dan periksa apakah motor berjalan normal.
2 Tangki tinta putih retak, bocor, atau bocor perlahan Periksa apakah ada retakan, deformasi, atau kebocoran tinta yang terlihat pada badan tangki atau konektor.

Jika salah satu dari hal di atas Jika gejala telah dikonfirmasi, lanjutkan ke Bagian 2. untuk penggantian. 

Referensi Inspeksi Terperinci (Opsional)

  • Inspeksi Visual
    Periksa apakah tinta putih terpisah dengan jelas atau terdapat endapan keras.
    Periksa bagian badan tangki tinta putih apakah ada retak atau deformasi.
    Periksa konektor dan bagian bawah tangki untuk melihat apakah ada rembesan atau kebocoran tinta.
  • Pemeriksaan Operasional
    Nyalakan printer dan mulai fungsi pengadukan sebentar.
    Periksa apakah motor pengaduk menyala dan berjalan dengan lancar.
    Periksa apakah ada suara atau getaran yang tidak normal.
  • Inspeksi Kelistrikan (Opsional)
    Matikan printer.
    Gunakan multimeter untuk memeriksa catu daya dan sinyal kontrol motor pengaduk.
    Periksa apakah ada konektor atau ujung kabel yang longgar.

(Metode pengukuran multimeter untuk pompa sirkulasi tinta putih dijelaskan di Bagian 4.)

2. Prosedur Penggantian

2.1 Persiapan Sebelum Penggantian

Sebelum mengganti tangki tinta putih, selesaikan langkah-langkah berikut untuk memastikan pengoperasian yang aman.
Daftar Periksa Persiapan:
① Printer dihentikan menggunakan sakelar berhenti darurat
② Catu daya terputus
③ Jalur tinta putih tertutup sepenuhnya
④ Status pemasangan tangki tinta putih telah tercatat

Mulailah pembongkaran hanya setelah keempat kondisi di atas terpenuhi.

2.1.1 Tekan Tombol Berhenti Darurat

Tekan tombol berhenti darurat untuk menghentikan printer secara langsung.
(Lihat Gambar 2.1.1)

2.1.2 Putuskan Sambungan Catu Daya

Matikan daya utama dan cabut kabel daya.
Hal ini dapat merusak printer jika dilewati.
(Lihat Gambar 2.1.2-1 / 2.1.2-2)

2.1.3 Tutup Jalur Tinta Putih

Tutup bagian-bagian berikut secara berurutan:

  • Katup penutup tangki tinta putih
  • Penjepit tabung tinta filter
  • Penjepit tabung distribusi tinta

✅ Konfirmasi:
Tinta seharusnya berhenti mengalir di dalam tabung.
Tekan tabung dengan lembut untuk memastikan tidak ada tinta yang mengalir balik.
(Lihat Gambar 2.1.3-1)

2.1.4 Mencatat Status Instalasi

Ambil foto instalasi tangki tinta putih sebagai referensi saat pemasangan ulang.
(Lihat Gambar 2.1.4)

2.2 Lepaskan Tangki Tinta Putih Lama

2.2.1 Melepaskan Kabel

Lepaskan kabel motor pengaduk tinta putih dan kabel sensor kekurangan tinta secara berurutan.
⚠️ Catatan:
Tekan kait konektor terlebih dahulu, lalu tarik konektornya. 
Jangan menarik kabel secara langsung. (Lihat Gambar 2.2.1-1/2.2.1-2)

2.2.2 Melepas Selang Tinta

Lepaskan selang keluaran tinta putih dan selang distribusi tinta.
Bungkus ujung selang dengan kain bebas serat dan kencangkan dengan pengikat kabel.
Ini mencegah tetesan dan masuknya udara. (Lihat Gambar 2.2.2-1/2.2.2-2)

2.2.3 Melepas Tangki Tinta Putih Lama

Jaga agar tangki tetap tegak dan angkat perlahan.
Jangan memiringkan tangki untuk menghindari tumpahan tinta. (Lihat Gambar 2.2.3)

2.3 Memasang Tangki Tinta Putih Baru

2.3.1 Konfirmasi Model

Pastikan bahwa tangki tinta putih yang baru sesuai dengan model aslinya.

2.3.2 Memasang Badan Tangki

Sejajarkan tangki dengan posisi pemasangan.
Masukkan ke dalam braket dan pastikan terpasang dengan benar.

2.3.3 Menghubungkan Tabung Tinta

Masukkan selang keluaran tinta putih dan selang distribusi tinta ke dalam port yang sesuai.
Dorong selang sepenuhnya ke dalam untuk mencegah masuknya udara atau kebocoran. (Lihat Gambar 2.3.3-1/2.3.3-2)

2.3.4 Menghubungkan Kabel

Sambungkan kembali kabel motor pengaduk dan kabel sensor kekurangan tinta.
Pastikan semua konektor terpasang sepenuhnya. (Lihat Gambar 2.3.4-1/2.3.4-2)

3. Inspeksi Saat Perangkat Dinyalakan

3.1 Periksa semua kabel dan selang tinta.

Pastikan tidak ada sambungan yang longgar, salah, atau terbalik.

3.2 Buka bagian-bagian berikut secara berurutan:

  • Katup penutup tangki tinta putih
  • Penjepit tabung tinta filter
  • Penjepit tabung distribusi tinta
    (Lihat Gambar 3.2-1)

3.3 Colokkan kabel daya dan nyalakan sakelar daya utama.
(Lihat Gambar 2.1.2-2)

3.4 Lepaskan sakelar berhenti darurat dengan memutarnya searah jarum jam.
Daya printer akan dipulihkan.
(Lihat Gambar 3.4)

3.5 Konfirmasi Instalasi

Aktifkan fungsi pengadukan tinta putih dan amati cara kerjanya.
✅ Kondisi Normal:

  • Motor pengaduk berjalan dengan lancar.
  • Tidak ada suara abnormal.
  • Tidak ada kebocoran tinta.

❌ Kondisi Abnormal:

  • Motor tidak berputar, bergetar, atau mengeluarkan suara abnormal.
  • Kebocoran tinta pada sambungan selang.

Jika terjadi kondisi abnormal, matikan printer dan periksa hal-hal berikut secara berurutan:

  • Periksa apakah kabel sudah terpasang sepenuhnya dan terhubung dengan benar.
  • Periksa apakah tabung tinta sudah terpasang sepenuhnya.
  • Periksa apakah jalur tinta putih terbuka sepenuhnya.

Jika fungsi pengadukan berjalan normal dan tidak ada kebocoran atau alarm yang muncul, penggantian telah selesai.
Printer sekarang dapat melanjutkan ke persiapan pencetakan normal.

4. Langkah-langkah Pemeriksaan Tegangan Input Motor Pompa/Pengaduk

4.1 Atur multimeter ke rentang tegangan DC. (Lihat Gambar 4.1)

4.2 Gunakan probe multimeter untuk mengukur tegangan pada terminal positif (+) dan negatif (–) input pompa sirkulasi tinta putih / motor pengaduk. (Lihat Gambar 4.2)

4.3 Catat hasil pengukuran dan lihat tabel di bawah ini untuk menentukan penyebab kesalahan.

Tegangan Masukan Keputusan Tindakan
0,0V Tegangan tidak disalurkan ke pompa/motor pengaduk → kabel putus/terminal teroksidasi Periksa atau ganti kabel
22–25V (±10%) tetapi pompa/motor tidak berfungsi Kegagalan pompa atau motor pengaduk Ganti pompa sirkulasi atau motor pengaduk

Catatan:
Jika tegangan normal tetapi motor tidak beroperasi, jangan berulang kali menghidupkan daya untuk pengujian. Ganti komponen yang bersangkutan secara langsung.

Dukungan Teknis
Email: support@dtflinko.com
Situs web: www.dtflinko.com

© 2025 Tim Teknis LINKO. Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.
Dilarang memperbanyak atau mengubah dokumen ini tanpa izin.