Alur Kerja Pemrosesan & Output File RIP PrintFactory
Panduan Teknis LINKO
1. Tujuan
Panduan ini menjelaskan seluruh proses, dari file gambar hingga hasil cetak akhir. Panduan ini mencakup:
- Perbedaan antara PrintFactory RIP dan perangkat lunak kontrol pencetakan
- Bagaimana data cetak diproses dan dikirim
- Perbedaan antara Mode File dan Mode TCP/IP
- Bagaimana cara memilih metode output yang tepat?
Setelah membaca panduan ini, Anda dapat memilih metode output untuk pengaturan Anda. Kemudian, Anda dapat membuka panduan pengaturan yang sesuai.
2. Alur Kerja Pemrosesan dan Output File Cetak
Dalam produksi sehari-hari, prosesnya berjalan sebagai berikut:
Gambar 2.1 menunjukkan proses lengkapnya. Proses ini memiliki lima tahapan:
- Berkas Gambar: Siapkan berkas gambar. Format umum meliputi JPG, PNG, dan TIFF.
- Pemrosesan Perangkat Lunak RIP: PrintFactory RIP memproses gambar. Kemudian menghasilkan data cetak.
- Transmisi Data Cetak: Data cetak dikirim ke perangkat lunak pengontrol cetak. Mode File atau Mode TCP/IP digunakan.
- Eksekusi Perangkat Lunak Kontrol: Perangkat lunak kontrol pencetakan menerima data. Kemudian, perangkat lunak tersebut mengontrol printer.
- Pencetakan Selesai: Printer menyelesaikan pencetakan.
Proses ini terdiri dari tiga bagian: pemrosesan RIP PrintFactory, transmisi data, dan eksekusi perangkat lunak kontrol pencetakan. Setiap bagian dijelaskan di bawah ini.
3. Perbedaan Antara PrintFactory RIP dan Perangkat Lunak Kontrol Cetak
PrintFactory RIP memproses gambar dan menghasilkan data cetak. Perangkat lunak kontrol cetak (disebut "perangkat lunak kontrol" dalam panduan ini) menerima data cetak dan mengontrol printer.
| Barang | PrintFactory RIP | Perangkat Lunak Kontrol |
|---|---|---|
| Fungsi utama | Memproses gambar dan menghasilkan data cetak. | Menerima data cetak dan mengontrol printer. |
| Tugas umum | Impor gambar. Atur ukuran dan jumlah salinan. Atur tata letak untuk mengurangi pemborosan bahan. Atur warna dan saluran spot, seperti tinta putih. | Lihat pekerjaan pencetakan. Mulai atau jeda pencetakan. Kontrol pergerakan kereta cetak, pemasukan media, dan penyemprotan tinta. Tampilkan status printer dan pesan kesalahan. |
| Tahapan dalam alur kerja | Pembuatan data cetak | Pencetakan sebenarnya |
💡 Dua Poin Penting yang Perlu Diperhatikan:
Kedua program tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Mereka tidak dapat saling menggantikan. PrintFactory RIP menghasilkan data cetak. Perangkat lunak kontrol menjalankan proses pencetakan.
Mode File dan Mode TCP/IP adalah dua cara PrintFactory RIP mengirimkan data cetak ke perangkat lunak kontrol. Keduanya tidak terkait dengan mode pencetakan, pengaturan pass, atau resolusi printer.
4. Dua Metode Output
PrintFactory RIP dapat mengirim data cetak ke perangkat lunak kontrol dengan dua cara.
- Mode File menyimpan data cetak sebagai file .prt. Perangkat lunak kontrol kemudian membaca file tersebut dan menjalankan proses pencetakan.
- Mode TCP/IP mengirimkan data cetak langsung ke perangkat lunak kontrol. Tidak ada file .prt yang dibuat.
5. Perbedaan dan Seleksi
Tidak yakin metode mana yang harus dipilih?
LINKO merekomendasikan Mode File.
Mode TCP/IP membutuhkan komputer yang mumpuni. Selain itu, dibutuhkan koneksi yang stabil selama proses pencetakan. Pilih Mode TCP/IP hanya jika komputer Anda memenuhi persyaratan tersebut. Koneksi juga harus tetap stabil.
| Barang | Mode File | Mode TCP/IP |
|---|---|---|
| Cara kerjanya | PrintFactory RIP pertama-tama membuat file .prt. Kemudian, perangkat lunak kontrol membaca file tersebut dan menjalankan proses pencetakan. | Pemrosesan RIP dan pencetakan berjalan secara bersamaan. Data cetak dikirim ke perangkat lunak kontrol secara real-time. |
| Transfer data | Asinkron. Data cetak dibuat terlebih dahulu. Pencetakan dimulai setelah itu. | Waktu nyata. Transfer data dan pencetakan terjadi secara bersamaan. |
| File lokal | Sebuah file .prt dan sebuah file .bmp dibuat. | Tidak ada file lokal yang dibuat. |
| Persyaratan komputer | Rendah. Pencetakan dimulai setelah pemrosesan RIP selesai. Kecepatan RIP tidak memengaruhi kualitas cetak. | Tinggi. Komputer harus menyelesaikan pemrosesan RIP dengan kecepatan pencetakan. |
| Manfaat | Stabilitas tinggi. Anda dapat mencetak pekerjaan yang sama berulang kali. Pencetakan tidak bergantung pada kecepatan RIP. | Tidak ada file lokal yang perlu dikelola. Pencetakan dapat dimulai segera setelah pekerjaan dikirim. |
| Batasan | Menggunakan ruang disk. Diperlukan langkah pengaturan lebih lanjut. | Membutuhkan komputer yang mumpuni. Membutuhkan koneksi internet yang stabil. Hasil cetakan tidak dapat digunakan kembali. |
| Direkomendasikan untuk | Sebagian besar pekerjaan produksi. Pekerjaan yang perlu Anda simpan atau cetak ulang. | Produksi otomatis dengan komputer yang andal dan koneksi yang stabil. |
6. Tentang Mode File Cetak File
.File .prt adalah file data cetak yang dibuat oleh PrintFactory RIP. File ini berisi:
- Informasi driver printer
- Kurva cetak
- Pengaturan tinta dan saluran
- Data cetak untuk gambar
.File .prt berisi semua data cetak ini. Oleh karena itu, ukurannya jauh lebih besar daripada file gambar aslinya. Sisakan ruang disk yang cukup untuk folder output.
.File .prt adalah paket data cetak. Anda tidak dapat membukanya sebagai gambar biasa. Oleh karena itu, sistem juga membuat file .bmp dengan nama yang sama. File ini menampilkan gambar mini dari pekerjaan cetak. Ini memudahkan identifikasi dan pengelolaan pekerjaan cetak.
.File .prt terhubung ke driver printer dan pengaturan cetak yang digunakan untuk membuatnya. Biasanya file ini tidak dapat digunakan pada printer lain.
7. Langkah Selanjutnya
Lanjutkan dengan panduan pengaturan untuk metode output Anda:
| Metode keluaran Anda | Langkah selanjutnya |
|---|---|
| Mode File | Atur Mode File di PrintFactory RIP |
| Mode TCP/IP | Atur Mode TCP/IP di PrintFactory RIP |
Buka satu panduan saja. Anda tidak perlu menyelesaikan keduanya.
Dukungan Teknis LINKO
Email: support@dtflinko.com
Situs web: www.dtflinko.com
© 2026 Tim Teknis LINKO. Semua hak dilindungi undang-undang.
Dilarang memperbanyak atau mengubah dokumen ini tanpa izin.